Catatan Harian Seorang Aku

Tampilkan postingan dengan label catatan harian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catatan harian. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 November 2013

Cinta Yang Lebih Dewasa



Tanggal 06 November 2013 adalah hari yudisium kelulusanku. Aku memang terlambat untuk lulus, seharusnya aku sudah lulus dari satu tahun yang lalu. Pada hari ini, hampir semua yudisi dari jurusanku adalah dari angkatanku. Hanya sedikit adik angkatan yang lulus tepat waktu. Aku akui mereka hebat!
Aku sebelumnya telah mengakui bahwa aku tertarik dengan seorang adik angkatan. Kebetulan kami kenal karena salah satu dosen pembimbing skripsi kami sama. Dia, laki-laki yang lumayan ganteng, tapi jujur aku tidak terlalu tahu sifat ataupun kepribadiannya. Hanya tertarik saja! Hari ini aku lulus bersama dengannya.
Umur kami sama, lahir pada tahun dan bulan yang sama. Aku tidak mencari tahu secara sembunyi-sembunyi tentang itu. Hanya saja, tiba-tiba aku mengetahuinya, entahlah. Apapun yang aku tulis seperti semakin terlihat kalau aku hanya mencari alasan saja. Yang jelas beberapa kali kami ngobrol di kampus dan hal itu berhasil membuat ku semakin memikirkannya.
Pada saat yudisium, entah bagaimana cara mengurutkan tempat duduk kami, tapi dia duduk di depanku, terpisah beberapa baris. Aku bersyukur. Melihat bagian belakang kepalanya yang habis di cukur dan kelihatan rapi itu membuat daun-daun dan kelopak bunga ini turun dari langit ku. Aku jatuh cintakah? Sebelumnya aku mengakuinya tapi hanya sebatas ketertarikan yang nantinya mungkin bisa terlupakan. Namun, daun dan kelopak bunga yang jatuh dari langit ku ini pertanda apa?
Saat para yudisi disilahkan berdiri untuk menyambut para anggota senat, aku bisa melihat punggungnya. Aku kalah jauh tinggi tentunya, badannya lebih kurus dari pacar ku dan kenapa hal-hal ini semakin membuat ku ingin melihatnya terus-menerus dari belakang? Mencuri-curi pandang begini. Ah, aku bisa gila kalau hal ini berlanjut terus.
Sebelumnya, dia menoleh dan tepat saat itu tidak terhalang oleh teman-teman yang duduk di antara kami, dan dia tersenyum lebar untuk menyapa ku. Ketika itu, aku merasa balasan senyum ku janggal, seperti salah tingkahnya orang jatuh cinta karena tiba-tiba pada saat itu aku jadi perpikir apakah senyum ku cukup bagus?, apakah senyum ku tidak aneh? Kenapa pertanyaan ini muncul di kepala ku jika aku hanya tertarik padanya?
Ketika melihatnya tersenyum, aku jadi tersadar bahwa ada jurang atau tembok pemisah yang membuat ku dan dia tidak bisa lebih dekat lagi dari saling tersenyum jarak jauh ini. Ada yang memaksa langkah ku untuk berhenti, seperti ketakutan untuk jatuh cinta lagi. Selain itu, aku berharap aku akan di dekatkan hanya dengan jodoh ku kelak. Setiap malam, aku selalu berdo’a jika ia bukan jodoh ku, aku ingin dijauhkan darinya sejauh yang aku butuhkan, sehingga perasaan ini tidak semakin berkembang menjadi pengharapan yang berlebihan kepadanya.

Sssttt... orang yang kita sukai sekarang, belum tentu yang terbaik bagi kita loh. Maka tidak perlu aneh2, salting, pacaran, segera bilang, dsbgnya. Karena sungguh, dengan bersabar, dengan menahan diri, justeru akan membawa kita ke seseorang yang lebih baik dan lebih pantas esok lusa.

The right person,
the right momen,
and the right way.

*Tere Liye

Nyit, 07 November 2013

Senin, 03 Juni 2013

I AM A HAPPY KID (Part 1)

Hai guys, udah lama juga nih aku gak posting.. ya biasa lah mahasiswa tingkat akhir yang gak berhasil lulus tepat waktu ini harus ngurus ini itu.. Jadi hampir bisa dipastikan aku lulus tepat 5 tahun karena aku gak mau nambah lagi semester-semester yang lain. Semoga Alloh memberikan yang terbaik, Amiin.
Skip dulu yah, masalah kelulusan. Aku mau cerita tentang masa kecil nih, gara-gara banyak pesimisnya jadi inget dulu waktu jaman kecil. Cita-cita yang setinggi langit, aku lontarkan tanpa takut dan aku yakin bisa melakukannya. Semakin dewasa, keninginan itu semakin pudar dan aku merasa semakin tidak mungkin, kenapa? Karena ketika kita beranjak dewasa, banyak hal yang kita ketahui termasuk kegagalan. Dan ini membuat kita semakin menjadi pengecut.
Dulu ketika masih TK, aku punya cita-cita jadi pramugari. Wooooo... keren yah, kenapa? Karena ibu ku bilang jadi pramugari itu pasti cantik-cantik, dengan badan yang langsing, dan juga tinggi. Ya elah, aku masih kecil udah tau ya, wanita yang mempunyai bentuk fisik yg bagus itu kayak apa. Seiring berjalannya waktu, aku ingin jadi dokter. Yah kebanyakan anak kecil ingin jadi dokter, dulu jarang sekali ada anak kecil punya cita-cita jadi artis gak kayak jaman sekarang lah. Aku ingin jadi dokter ini sampai aku kelas 3 SMA, walaupun menjelang detik-detik UAN semuanya berubah haluan. Kenapa? Please, wait for this story next posting! Tapi sebelum aku punya keinginan jadi dokter, aku pernah ingin jadi pembuat robot. Namanya apa yah?? Pernah punya cita-cita untuk sekolah di Jepang, belajar tentang robot, gara-gara kebanyakan liat power rangers. Hehehehe. Tapi sampai sekarang aku masih ingin ke Jepang, entah untuk liburan atau untuk belajar tentunya belajar sesuatu yang lain bukan robot. Kenapa keinginan ku ini gagal? Nanti aku ceritain yah...
Mengingat masa kecil dulu, aku rasa aku anak yang beruntung karena masaku masih belum marak gadget-gadget canggih seperti sekarang. Smartphone, tablet, psp, barang-barang inilah yang sering dibawa anak-anak jaman sekarang. Dulu? Aku main gobak sodor, main umpetan, dakon, bekel, kempyeng, masak-masakan, gubug gubugan, bongkar pasang. Beberapa permainan itu memang masih ada sih, seperti masak-masakan karena banyak adik-adik perempuan yang masih memainkan itu. Permainan di atas itu sebutan di daerah ku. Mungkin di daerah lain bentuk permainannya sama tetapi dikenal dengan nama lain.
Dulu hampir setiap hari aku main bersama teman-teman ku dan asal tau aja yah, rumah teman-teman ku yang sebaya itu kebanyakan jauh. Aku dulu merasa jarak itu dekat sekali, tapi sekarang aku menyadari bahwa jarak antara rumah ku dan teman-teman ku lumayan jauh.
Nah, aku ingat sekali kejadian ketika aku masih duduk di bangku SD kalu tidak salah kelas 2 sih. Sehari sebelum ujian, kebanyakan anak-anak akan dilarang sekali bermain, mereka harus mulai belajar sampai selesai ujian dan tidak boleh kemana-mana. Itu terjadi kebanyakan teman-teman ku. Aku? Aku gak pernah sekalipun disuruh belajar, bahkan tidur siangpun aku tidak pernah disuruh oleh ibu ku. What a happy kid? Sehari sebelum ujian aku malah main kerumah temen ku yang jauh itu, woooooo, keren yah? Tapi sebelum aku keluar rumah ibu mencegah ku, ibu bilang gini nih “Nit, nit mbok yo nyekel-nyekel buku besok lo ujian” (Nit, nit belajar gitu lo besok kan kamu ujian). Ya udah lah, aku nurut teman, aku langsung lari ke kamar dan ambil buku agama wkatu itu. Aku buka buku itu di depan ibu ku terus aku berkata “uwes iki buk tak buka, lek ngono aku tak dolan sek yo bu?” (udah nih aku buka bu, kalau gitu aku main dulu ya bu?). Yiiiiha, aku tinggalkan ibu ku yang bengong sambil pegang buku.
Aku dulu termasuk anak yang nakal guys, sukanya main terus tapi bukan berarti aku males waktu itu, tapi karena aku gak tau apa belajar itu. Aku masih belum ngerti kalau kita harus mengulang pelajaran dan harus belajar sebelum ujian. Kenapa? Karena umur ku yang lebih muda dibanding teman-temanku, jadi ya, aku masih belum mengerti. Aku baru sadar bahwa belajar itu memang harus dilakukan dan aku baru tau bagaimana belajar itu pada saat kelas 5 SD. Dan aku bisa buktikan, belajar memang kegiatan yang ajaib karena setelah kita belajar dengan sungguh-sungguh, hal yang awalnya tidak mungkin menjadi sangat mungkin.
Ok, to be continued ya guys.... entar aku ceritain lagi yang lain tentang masa kecilku karena aku ingin sekali selalu mengingatnya.


Kamis, 14 Februari 2013

This is Mine


Sekarang ini, serasa aku ingat setiap detik perjalanan hidupku. Saat ini terasa begitu berat mengerjakan skripsi ini. Aku tidak tahu apakah teman-teman atau saudara sesama mahasiswa ku di tempat lain juga merasa yang sama atau hanya aku saja yang menganggapnya terlalu berat. Aku ingin lulus tepat waktu, November. Sekarang sudah mendekati wisuda periode II tapi sepertinya aku masih belum bisa menyelesaikannya.  November lewat dan Maret sepertinya juga akan terlewat. Ok, harapan ku Juli. Semoga Allah berkenan meluluskan ku pada bulan Juli.
Saat ini, 5 Februari 2013, Aku bingung apa yang harus aku lakukan, skripsiku berantakan. Artinya aku harus merombak dari awal. Aku merasa takut atau malas mungkin lebih tepatnya bahwa aku tahu pekerjaan ini membutuhkan usaha dan kesabaran yang sangat besar. Sedangkan aku tidak sabar untuk segera menyelesaikan, tapi kenapa tidak ada perbaikan dari ku untuk memulai pekerjaan ini. Pekerjaan ku setiap hari hanya di kamar kos diam merenung, berkhayal, berharap bahwa kehidupan ku akan lebih baik nantinya ketika mempunyai pekerjaan dengan gaji besar. Namun kembali lagi, aq merunut sebelum itu aku harus mempunyai kualifikasi, sebelum mempunyai kualifikasi aku harus menyelesaikan studiku dulu. Dan sekarang ini aku sedang dalam prosesnya. Proses yang panjang kukira, sangat panjang.
Sempat terpikir untuk berhenti sampai disini, tapi jika dibandingkan dengan kuliahku beberapa tahun yang lalu tentu saja ini sudah ada diujung tinggal sedikit lagi, tapi rasanya aku tidak tahan, proses ini sungguh membuatku tertekan. Tertekan dari luar. Banyak orang yang mencibir, menganggap sebelah mata kenapa aku tidak segera lulus sementara anak mereka sudah lulus mempunyai pekerjaan, menikah, tapi aku masih berkutat dengan perpustakaan, buku, skripsi. Lalu aku harus berbuat apa sekarang? Selama ini aku merasa kenapa aku tidak bisa seperti teman2ku yang lain, mereka begitu cepat menyelesaikan skripsinya, sudah seminar, penelitian, sidang, wisuda. Proses yang aku lihat pada orang lain kenapa begitu cepat? Kenapa aku merasa proses yang aku alami sekarang sangat lambat? Astaghfirullah,
Aku sekarang hanya punya Allah. Hanya kepada-Nya aku meminta, memohon, bercerita tentang keluh kesah ku. Tapi rasanya aku terlalu malu untuk mengahadap-Nya, untuk meminta kepada-Nya. Ampuni aku ya Allah…

Rabu, 02 Januari 2013

TAHUN BARU


Tahun 2013… cie cie… umur q berkurang donk.. kok seneng siiih,
Seharusnya tahun baru semngat baru donk temans, tapi kenapa males bangeeet nyelesein skripsi ini…
Ok, jujur aja tahun 2012 kemaren cepet banget, aq masih inget dengan jelas apa aja yg terjadi satu tahun lalu. Menjalin hubungan dengan orang baru di tahun ini,, fiuuuuh. Sebenernya percuma gak sih aq punya hubungan selama 3,5 tahun sama mantan q dulu?

Hellloooo nyit.. qm nulis apaan siih….

Ok mulai dari skripsi.

Skripsi, kenapa keramat banget sih, mahasiswa bisa langsung badmood dengernya, bisa langsung teriak2, gulung2, bahkan minggat ke pantai atau game online maksudnya stress gitu deh jadi cari pelarian. Sebegitu susahnya kah skripsi itu? Tapi katanya ada yang bisa beli skripsi, bisa ya? Woooow.
Dan sekarang skripsi q kayak mati tak mau hidup pun enggan, para saudara mahasiswa q udah banyak yang lulus. Banyak masalah ternyata ya di skripsi itu. Pertama males. Kalau males melanda temans jangan harap bisa ngerjain ada godaan temen satu kost ngajak nonton, ngajak jalan, langsung teriak ikut gitu deh. Kedua, takut ngadep dosen. Ok, ciri2 kedua dosen pembimbing q, laki2, sudah beristri, ganteng (iya lah laki2 kn), hehehehehe bukan itu deng. DP q baik gak yang cerewet, g judes, tapi gtw kenapa stiap mau masuk ruangan harus nyiapin mental dulu, ada g sih mahasiswa yg kayak aq gini? Apa Cuma aq aja sih, takut banget ngadepin dosen… fiuuuuuh. Alas an yg laen, gak ketemu2 bukunya, gak bisa menuangkan ide dalam bentuk  tulis berformat formal.

Tapi temans, kalau sedang semangat, waaaah,,, bisa betah dkosan, gak pengen pulang walaupun dikosan sudah sepi gak berpenghuni…. Tapi kenapa walaupun semangat gak selesai2 sihhh skripsi q ini…????? Aaaaaaargggghhhhhhhhh….

Itu skripsi q, kamu? (kayak iklan aja)

Kehidupan diluar skripsi adalah bagaimana aq menjalani hubungan deng seseorang spesial, pacar q. Si brondong temans, dia beda banget sama mantan2 q yang dulu. Dia cowok biasa yang normal-normal aja karena mantan q diatas normal sih. Aq sering bercanda yg kelewatan sampek dia marah, aq merasa bersalah banget karena secara gak sadar aq menganggap dia sam kayak yang dulu2. Itulah kenapa dia aq sebut normal2 aja. Pacaran sama dia kayak masuk dunia mimpi q dulu; pacar anak band, ganteng dan banyak yang ngrebutin dia. Itu udah telat banget kalo sekarang aq menemukan orang seperti itu. Mungkin itu  kn yg ada dipikiran kalian? Karena seharusnya aq menemukan laki2 yg mapan, dewasa dan bisa segera nikah. Tapi yang mengatur jodoh kan bukan kita.

Seharusnya sekarang ini, aq mengenalkan seorang pemuda kepada orangtua q, buakn untuk meminta restu menikah tapi setidaknya menunjukkan bahwa aq sedang berusaha menjalin hubungan serius dengan seseorang. Tapi hingga 6 bulan masa bersama aq belum berani mengungkap siapa pacar q sebenarnya kepada orang tua q (gerrrahhhh banget, serius amat siiih). Aq takut orang tua q mengasihani aq, aqtakut mereka berpikir aq stress, gila, gak waras gara2 putus sama mantan q dulu terus sekarang jadi pacaran sama brondong. Mungkin kalin berpikir apa salahnya brondong iya kan? Masalahnya ada pada perbedaan jarak jenjang pendidikan. Bukan karena pacar q lulusan sekolah rendah tapi jaraknya temans yang jauh. Perbedaan umur kami 5 tahun tapi perbedaan jenjang pendidikan kami hampir 8 tahun. Aq yang terlalu muda masuk sekolah dulu dan dia terlalu matang masuk sekolahnya. Well, bagi yang tidak tahu pasti kaget kan? Aq pacaran dengan anak kecil banget gitu kan jadinya. 

Aq gak tahu hubungan pacaran ini nanti berakhir seperti apa, tapi aq bersyukur banget sekarang aq udah melewati 6 bulan masa pacaran, walaupun banyak juga ejekan, ketidakpercayaan, dan sebagai bahan tertawaan. Semoga hubungan kami tetap baik walau akhirnya tidak berjodoh. Amiin

Jumat, 05 Oktober 2012

Cerita Lebay Seorang Angel (Gak) Lebay


All Right friends...
lets leave the story about brownies..
Cerita ini dibikin lewat Facebook bareng-bareng loo friends,
Emh, i’d like to introduce authors and characters in the story. Untuk teman-teman yang terlibat aku mau ngedit-ngedit dikit yah biar semua kebagian karakternya..

Authors:
1.     Bryan Kennedy aka b-k-b-k
2.     Rosyidha Baiduri aka ochie rosy
3.     Solehatin Ningsih aka Solehatin Baru
4.     Yanita Ika Forsiana (orang yang gak lebay)

Characters:
1.     Bryan Kennedy as the Master of Angel
2.     Solehatin Ningsih as Angel 1
3.     Rosyidha Baiduri as Angel 2
4.     Prihatina as Angel 3
5.     Faiqotun Nisa as Angel 4
6.     Ernawati as Angel 5
7.     Yanita Ika Forsiana as The Prettiest Angel
Introducing: Novrizal Satrio Utama as Guitarist Prince

Ok, Kita masuk dunia fantasi yah friends....

Once upon a time, there was a beautiful girl named Rosy. Rosy had a sexy friend named Soul. We had one prince named Bryan. Suddenly, an Angel named Yanita Ika Forsiana came down from heaven. The End. Hemh temen-temen q lagi jahat nih gara-gara aq dapet peran angel mereka main the end ajja. Akhirny a cerita berubah mereka juga pengen jadi Angel rupanya. Ah emank kecantikan ku bikin iri semua orang ya...

Yanita Ika Forsiana then was known as The Prettiest Angel in the earth. This Angel met a Handsome Guitarist Prince. But, the other angels felt jealous because of their love power. The Master of Angel was on the earth, at that time, looking for the Prettiest Angel who had forbidden love with younger man. (Whatttts? Nyindir deeeeh). He wanted to get the Prettiest Angel as soon as possible to make her awake from her sweet dream.  (loh the masternya gak tau ya kalau itu kenyataan bukan sweet dream loooh)

One day, a charming angel known as Angel 1 met the Master. The Master asked her why The Prettiest Angel fell in love with the human. (the master gak tau ya kalo’ princenya ganteng looh). Having such question, The Angel 1 answered panickaly,

“Sorry master, that was my fault, I shot a love arrow between them, forgive me Master.”
“There was no excuse for that; I cursed you to live on the earth with five children.” Said the Master.           
“But Master, please forgive me. Give me one chance.” Said the Angel 1.

            Finally, the Angel 1 lived on the earth sadly with her five naughty children. How pitty she was.  One day Angel 1 met The Prettiest Angel, she asked her to leave the human if The Prettiest Angel did not want to get curse from the master. The prettiest Angel answered confidently: “ No sista, I love him so much, I’ll livein his side until I die.” (eh si angel ini kebanyakan nonton drama korea, dia kn angel gbs mati kn, emh maksudnya sampek pangerannya mati kali ya...). “But angel can live beside human. We are angels you know?” said angel 1. The Prettiest angel said: “then I must say wow?” (terus gue harus bilang wow gtu? hahahahaha).

            Having bad feeling about Angel 1’s failure, the Master came down to the earth looking for the Prettiest Angel. He was looking for her everywhere, but unfortunately he could not find her. It seems The Prettiest Angel was using her aura’s power to protect herself and her lover. Then, The Master ordered Angel 2 and Angel 3 to find The Prettiest Angel. Suddenly, they could find The Prettiest Angel in Alun-Alun. She was enjoying her date with her prince. When they was on the way to heaven to report about The Prettiest Angel, they met Angel 1 with her five children.

            Angel 2: “Hi, sis waht are you doing?”
            Angel 1: “Are you blind? I have to keep my five naughty children.”
            Angel 3: “But you look very happy sis?”
            Angel 1: “Yes it was because there is a handsome huntsman in this village. It’s not bad having human beside me, yes I knew I couldn’t  compete with The Prettiest Angel, but my Man is not too bad, he is young man too, like the guitarist prince, my man is younger than me.” (EEEAAAA brownies di bumi laris manisss).

            Angel 2 and Angel 3: “What????? You know sis there was thousands Angel Man in the heaven. ” (Wahhhhh angel man? Emank ada? Di cerita ini semuanya bisa ada looooh).
            Angel 1: “Ah wahtever laaah... ok sis if you do not have any business with me, please leave me, my naughty children wanna marry bad girls, I get headache now.”
            Angel 2 and Angel 3: “ Ok sis we leave now, bye see you in the heaven,mmmuaaahh”
            Then, Angel 2 and Angel 3 were continuing their searching, left Angel 1 and her naughty children.
To be continued Friends.......



Selasa, 18 September 2012

(Runtuhnya) Pertahanan Cinta


Well, Setelah aq punya hubungan kurang lebih 3.5 tahun, dengan banyak cerita bahagia hingga sedih yang mengharu-biru...

Dulu, aq berharap dia yang terakhir dan akan mendampingi aq di sisa hidup q (ceileeeee). yah waktu itu.. karena aq hanya melihat dia, karena hanya dia yang aq sayang... sekali lagi pada waktu itu.


Setelah  3 tahun menjalani hubungan muncullah, cobaan, (kalo saling setia), gangguan (kalo agak terguncang), atau orang ketiga (kalo ada yang g setia). 

Disinilah mulai dimana akal sehat berseteru dengan hati. Lebih tepatnya aq gak tau yang mana, karena udah buta nih ceritanya. apa akal yang ngerasa kalau hubungan q ini ada apa-apa atau hati yang terus mendorong akal untuk berpikir positif. Whatever... yang jelas waktu itu aq ngerasa ada sesuatu yang salah dengan hubungan kami, bukan karena bodoh atau apa, tapi selalu saja ada sesuatu yang mengelak ketidakbenaran itu. selalu menyuruh untuk berpikir yang positif.

Namun, pada suatu hari dimana Allah  memberikan kesempetan, memberikan kekuatan untuk mendorong q menyatakan PUTUS. Alhamdulillah, berhari-hari aq terus-menerus berpikir apakah ini jalan yang benar, sampai pada suatu saat jelas didepan hadapan q bahwa dia memang mengharapkan keputusan q untuk mengambil keputusan atas hubungan kami.

Thanks God...

Ternyata, aq gak salah ambil keputsan...
Ternyata memang cinta di depan mata akan dengan mudah mengalahkan cinta yang jauh seberapa kuatnya dan seberapa lamanya cinta yang jauh mempertahankan..
Terimakasih untuk seseorang disana, semoga kamu bahagia, J

nyit,
25 September 2012

Sabtu, 31 Desember 2011

7 (Bukan) Pahlawan Kelinci

Hari ini aku punya kelinci. Lucu-lucu deh. Ibuku bilang kelinci itu dikasih sama temennya. Masih kecil-kecil gitu jadinya imut-imut banget kayak aku. J
ok aku kenalin dulu ya keluarga kelinci baru ini.

Yang pertama aku kasih nama Emak kelinci. Aku sebut Emak kelinci karena dia yang paling besar jadinya kayak emak dari yang laen gitu.tapi sebenernya aku gak tau sih dia cowok atau cewek. Kalo ternyata dia cowok ya entar diganti aja namanya jadi Bapak kelinci. Keren kan? Walaupun masih keitung kecil, pokoknya dia yang paling besar jadinya Emak kelinci aja deh. Warna bulunya full blonde. Kalo’lari dia itu kenceng banget jadi susah masukin ke kandangnya lagi. Tapi dengan segenap usaha aku berhasil masukin ke kandangya hari ini.

Yang kedua, kembar Belang Blonde. Mereka ini punya warna bulu yang hampir sama. Ada white sama blondenya jadi aku sebut aja mereka kembar. Ya maaf-maaf aja ni kelinci aku gak tau kamu beneran kembar apa nggak. Habisnya wajah sama bulunya hampir sama sih. Mereka ini bisa ketangkep dengan mudah jadi gak perlu susah payah buat masukin ke kandangnya. Bahkan saudaraku tadi kesini eh dia kayak jadi ibu kelinci gitu. Digendong kayak gendong bayi gitu. Ya ampun ini kelinci kali bukan boneka, yang lebih parah lagi dia nyanyiin kayak mau nidurin bayi. Dipikir lagi maen anak-anakan kali ya. emh ketiga kembar blonde ini namanya  Belang 1 dan Belang 2. Gak kreatif?? Enggak donk itu karena aku gak tau jenis kelaminnya. Yang kepikir Cuma nama cewek. Kasian kan kalo’aku kasih nama cewek ternyata dia cowok. Entar diejek sama temen-temenya lagi.

Yang ketiga, aku kasih nama Browny. Udah ketebak kan warnanya apaan. Yapz, dia coklat. Tapi dari bulu yang dalem itu ada abu-abunya,  Cuma dari luar lebih kelihatan coklat. Untuk sementara ini dia yang paling kecil.  Sering deh aku elus-elus. Kasian soalnya,mana lagi kalo’ditangkep gampang banget deh. Kyak yang gak punya tenaga gitu si Browny ini. Hari ini aku coba kasih makan kelapa muda. Ceileh gaya banget ya. Aku gak tau dia beneran suka atau takut sama aku. Waktu aku kasih pertama kali dia mau lo, eh pas yang kedua lagi cuma di endus-endus doank. Masak sih dia nyesel gara-gara ngerasain yang pertama gak enak gitu. Atau dia nuntut soalnya gak ada esnya? Tapi menurutku ya, kelapa muda itu enak tapi lebih enak kalo’ada esnya.

Yang keempat, namanya Werie. Alasan aku kasih nama Werie karena warnanya belang putih sama abu-abu. Dia itu sebenernya lebih banyak putihnya daripada abu-abu. Hemzh, maksa sih tapi gak apa-apa donk. Emh aku belum begitu kenal sama si werie soalnya gak tau kenapa aku sering maen-maen sama yang laen. Jadi kepribadian detilnya aku gak tau deh. Tapi kalo’dikasih makan wortel dia mau ko’. (ya iya lah kelinci mana sih yang mau nolak. Plis deh). Mungkin aja dia pemarah tapi temen-temennya selalu deket- deket dia kalo’dia lagi dapet makanan baru. Berarti dia enggak pemarah. Mungkin dia rakus. Tapi dia rela-rela aja tuh bagi-bagi makanannya. Berarti gak rakus. Menurut hypothesis ku dia gak rakus juga gak pemarah.

Kelinci ku yang kelima warnanya full blonde kayak si Emak kelinci nih.  Mungkin dia anak kandungnya kali. Tapi kan Emak kelinci juga masih kecil jadi gak mungkin punya anak duluan. Gak mungkin kan kalo’MBA. Serem banget kalo’ada kelinci MBA. Nama kelinci ini Fude, keren kan? Nama ini diambil dari FUll BlonDE. J Si Fude ini gak jauh beda sama si Kembar Blonde. Dia itu juga gampang banget ketangkep. Yah abisnya masih kecil kali ya. Jadinya gampang banget ditangkep. Udah gitu berat badannya kan gak berat-berat amat jadinya mudah msukin ke kandangnya. Dia itu, menurut hypothesis ku, punya sifat iri deh. Kalo’aku ngaseh makan yang laen dia pasti langsung ikut-ikut makan. Dia langsung maksa-maksa bejubel ke tengah-tengah gitu wes. Ckckck. Fude sabar donk…

Nah yang terakhir, aku kasih nama Grey, kalo’dia cewek jadi Greyz. Warnanya abu-abu donk, masak merah? Sebenernya gak full abu-abu sih, dia punya bulu putih juga tapi dikit doank, Cuma kalo aku kasih nama Belang entar susah donk bedainnya sama yang belang laen. Dia ini agak jahat teman, maunya menang sendiri, pengennya semua makanan dia yang pertama dapet tuh. Nah, entar kalo’temen2nya pengen makanannya juga udah deh ditinggalin. Ya ampun, kelakuannya kayak bangsawan banget gitu deh. Untung aja temen2nya nih gak marah2in dia. Apa sebenernya marah-marah Cuma aq yang gak tau y? Ah whatever lah. Aku gak pernah denger juga dia dimarahin sama teman-temannya.

Nah itu tadi cerita awal tentang kelinci-kelinciku dengan tingkah laku yang bermacam-macam ya agak-agak freak juga sih menurutku, soalnya diawal pertemuan aja mereka udah aneh-aneh gitu apalagi entar udah beranak pinak gak tau deh keturunannya gimana. Nanti kalo’ada perkembangan lagi aku bagi deh ceritanya, ini kn masih cerita awal, ok friends?

nb. foto-foto 7 (Bukan) Pahlawan Kelinci nyusul ya temans...